Posted by GPdi EL-GIBBOR MANOKWARI

BELAJAR MENJADI SPIDERMAN

Sejak kecil Alain telah bercita-cita sebagai pemanjat dan mulai umur 12 dia memanjat gedung 8 lantai dan walau orang tuanya menentang, dia memiliki kemauan keras sehingga orang tuanya menyerah. Dia memiliki memotivasi untuk mengukur resiko dan mengatasi ketakutan dalam usahanya mencapai prestasi sebagai pemanjat solo terbaik. Perlu diketahui bahwa arti pemanjat solo ini bukan pemanjat seorang diri, tetapi pemanjat yang tidak menggunakan alat bantu sama sekali seperti tali....

Spider Man

GPdi EL-GIBBOR MANOKWARI

PELAJARAN DARI PALESTINA

Jika saudara pernah mengunjungi Palestina, maka saudara akan menemukan ada dua laut yang terkenal yaitu Laut Mati (danau Mati) dan Laut Galilea (danau Galilea). Laut Mati memiliki kadar garam yang sangat tinggi sehingga tidak ada yang hidup didalamnya. Tidak ada ikan, tidak ada tumbuhan di tepiannya, dan tidak bisa diminum, sehingga tidak ada warga yang mau mendirikan rumah, juga karena air laut mati berbau tidak sedap. Berbeda dengan Laut Galilea yang airnya bersih, banyak ikan, dan airnya bisa diminum. Banyak warga yang mendirikan rumah, ladang dan kebun hijau disekitarnya. Walaupun berbeda tetapi ke dua laut ini sesungguhnya dialiri oleh satu sungai yang sama yaitu Sungai Yordan...

GPdi EL-GIBBOR MANOKWARI

SIAPAKAH MARIA MAGDALENA ?

Maria Magdalena adalah nama seorang tokoh di dalam Alkitab. Walaupun namanya hanya disebut sebagai orang yang pernah dirasuki tujuh setan dan setan-setan tersebut lalu diusir oleh Yesus (Markus ), namun namanya sering dikaitkan dengan kisah perempuan yang kedapatan berbuat zinah di Yohanes 8 dan perempuan berdosa yang membasahi kaki Yesus dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian menciumnya dan meminyakinya dengan minyak wangi di Lukas 7....

Posted by GPdi EL-GIBBOR MANOKWARI

ARTI DARI LOGO GPdi

SALIB : Kuasa Kebangkitan, pengawal, pengawas dan perlindungan Gereja Tuhan. BURUNG MERPATI : Kuasa Roh Allah yang kudus sebagai kekuatan yang memimpin jemaat Gereja Tuhan menuju kesempurnaan. ALKITAB TERBUKA : Rahasia kebenaran Firman Tuhan yang akan dan diberitakan oleh segenap jajaran GPdI agar banyak jiwa-jiwa diselamatkan...

Spider Man

Posted by GPdi EL-GIBBOR MANOKWARI

Dengarkan Istrimu

Bagi para suami yang sudah beristri, pernahkah anda merasa bahwa istri anda seakan-akan tidak peka terhadap kelelahan anda? Saya rasa semua suami pernah mengalaminya, sedikitnya berpikir seperti itu. Ada kalanya kita, para suami masih berhadapan dengan berbagai keluhan, permintaan atau persoalan-persoalan yang masih harus dibereskan. Kita ingin beristirahat setelah lelah bekerja seharian, tapi masih saja ada "tugas-tugas" tambahan dari pasangan kita...

Spider Man


GUNAKAN BROWSER OPERA UNTUK MELIHAT WEBBLOG KAMI
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Menghargai Berkat

Ayat bacaan: Yohanes 6:12
====================
"Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang."





Ada seorang teman saya yang setiap kali makan benar-benar tanpa sisa. Sehabis makan piringnya bisa kelihatan mengkilat seperti tidak pernah disentuh makanan. Kalau makan ikan benar-benar sampai bagian yang sama sekali tidak bisa dimakan. Begitu juga kalau makan daging bertulang atau ayam. Karenanya saya selalu tertarik melihatnya makan sampai selesai. Suatu kali saya menanyakan kenapa dia sampai makan seperti itu. Ia pun bercerita sebuah pengalaman ketika masih kecil. Pada suatu hari ia mengambil makanan begitu banyak. Ibunya membiarkan saja ia mengambil berlebih seperti itu. Tentu saja akhirnya makanan itu bersisa banyak. Disaat itulah kemudian ibunya memarahi dan kemudian mengharuskannya menghabiskan semuanya sampai tuntas. Ia menangis dan dengan terpaksa makan semua yang telah ia ambil sambil ditunggui ibunya. Sejak saat itu ia belajar untuk tidak lagi membuang-buang makanan. Ini pelajaran yang mungkin keras bagi anak kecil, tetapi itu adalah sebuah ajaran yang baik karena membuang-buang makanan bukanlah hal yang bagus untuk dilakukan, terlebih Tuhan pun tidak ingin kita melakukannya.

Kemarin kita sudah melihat bagaimana dua kali Tuhan mengabulkan permintaan bangsa Israel akan makanan dalam Ulangan 16:1-36. Dalam dua kali kesempatan ketika Tuhan menurunkan roti dan burung puyuh, dua kali pula Tuhan berpesan agar mereka mengambil secukupnya sesuai kebutuhan dan tidak membuang-buang sisanya, yaitu pada ayat 4 dan 13. Tuhan tidak suka jika berkatNya kita buang sia-sia. Disaat orang lain ada yang membutuhkan, ada yang mati kelaparan, bagaimana mungkin kita tega membuang makanan tanpa peduli akan nasib mereka? Jika itu kita lakukan, bagaimana kita bisa menjadi terang dan garam, dan bagaimana kita bisa mengaku mengenal Tuhan?

Sebuah contoh lain mengenai ketidaksukaan Tuhan terhadap membuang-buang berkat atau dalam skala kecil salah satunya membuang-buang sisa makanan bisa kita lihat dalam kisah Yesus menggandakan lima roti dan dua ikan. Yang harus diberi makan pada saat itu bukan hanya puluhan, bukan ratusan tetapi ribuan orang. Apa yang dipergunakan Yesus pada saat itu tidak lain adalah sisa makanan yang ada pada seorang anak, yaitu lima roti dan dua ikan. Itulah yang kemudian mampu mengenyangkan ribuan orang dan masih bersisa. Berkat yang berkelimpahan dijanjikan Tuhan, dan itu bisa kita lihat kembali pada kisah ini seperti halnya kepada bangsa Israel di jaman Musa di atas. Tapi lihatlah apa kata Yesus mengenai makanan sisa ini. "Dan setelah mereka kenyang Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang terbuang." (Yohanes 6:12). Begitu pentingnya pesan ini, sehingga keempat Penulis Injil menuliskan hal tersebut yaitu dalam Matius 14:20, Markus 6:43 dan Lukas 9:17.

Membuang-buang sisa makanan itu sama artinya dengan tidak menghargai Pemberi berkat.Untuk disimpan sendiri saja sudah salah, apalagi jika kita buang-buang? Tidakkah kita seharusnya sedih dan merasa tergerak melihat begitu banyaknya gelandangan, orang terlantar dan anak-anak yang kelaparan bahkan hingga mati di berbagai tempat, termasuk di sekitar kita? Ketika kita menghamburkan uang untuk membeli sesuatu yang hanya kita buang sia-sia dalam waktu singkat atau hidup dalam limpahan kemewahan berlebihan, sudahkah kita peduli bahwa ada anak yang tengah menangis kelaparan pada saat yang sama? Kita bisa berpikir bahwa itu hak kita, karena uang yang kita pakai pun adalah hasil jerih payah kita bekerja. Tetapi jangan lupa bahwa semua itu berasal dari Tuhan yang memberkati pekerjaan kita. Intinya seperti yang saya katakan kemarin, kita tidak boleh lupa bahwa kita diberkati untuk memberkati. Tuhan tidak ingin anak-anakNya menjadi tamak, egois dan serakah atas berkatNya. Dia mau kita menjadi terang dan garam, menjadi saluran berkat bagi orang lain, dan dengan demikian semakin banyak pula orang yang akan memuliakan Tuhan. Firman Tuhan juga berkata: "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Lukas 6:38). Ini adalah sesuatu yang harus pula kita ingat baik-baik.

Ketika kita berdoa meminta Tuhan memberkati usaha kita dan memberi kelimpahan buat kita, ingatlah bahwa ada kewajiban yang harus kita lakukan disana. Apakah kita sudah menghargai berkat Tuhan secara benar dan menjalankan kewajiban kita seperti yang Dia kehendaki? Ingatlah bahwa semua yang kita miliki bukanlah atas hasil jerih payah kita semata, tetapi itu merupakan berkat yang indah dari Tuhan. Kita semua punya hak untuk memakai uang yang kita peroleh dari pekerjaan kita, itu benar, tetapi Tuhan mengingatkan kita untuk memakai secukupnya dan tidak melupakan orang lain yang pada saat yang sama. Tuhan tidak pernah terbatas untuk melimpahkan berkatNya bagi kita, jadi tidak ada yang perlu kita takutkan. Kita harus terus melatih diri kita hingga kita bisa merasakan kebahagiaan ketika kita memberi, sampai firman Tuhan berikut ini bisa tertanam di dalam diri kita: "Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." (Kisah Para Rasul 20:35). Agar kita bisa menghargai berkat Tuhan secara baik kita bisa mulai dari yang kecil, seperti tidak membuang-buang makanan misalnya. Mari kita lihat ke sekeliling kita, adakah tetangga yang sedang kesusahan? Maukah kita membagi berkat kepada mereka?

Bersyukurlah atas berkat Tuhan dengan membagikannya kepada sesama


Hai Uang dimana Kesanggupan mu Jika Kebahagiaan Adalah Kasih Karunia Allah










Sebuah pertanyaan yang Saya sampaikan kepada saudara sekaian untuk dapat direnungkan tentang perjalanan kehidupan ini.
Manusia setiap hari membanting tulang mencari uang dengan gigih tanpa mengenal lelah dan tanpa mengenal waktu baginya uang adalah segalanya dalam hidup ini, Ingat : Uang dapat membelanjakan makanan, tetapi tidak dapat membelanjakan nikmatnya Rasa Lezat, Uang dapat Membeli Obat yang mahal apabila Saudara sakit tetapi uang tidak dapat membeli kesembuhan, Uang sapat membeli tempat tidur mewah tetapi uang tidak dapat membeli persaan tidut yang nyenyak, Uang dapat membelanjakan seluruh harta kekayaan tetapi uang tidak dapat membeli rasa kepuasan dan kebahagiaan.

Saudara sekalian yang dikasihi Tuhan dalam Pengkhotbah 5:18 Berbunyi : Setiap Orang yang dikaruniakan Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya untuk menerima kebahagiannya dan untuk bersuka cita dalam jerih payahnya juga itupun kasih karunia Allah. Allah menyatakan bahwa Manusia harus menyadari bahwa kekayaan yang diperoleh dengan uang adalah Kasih Karunia Allah yang harus mendatangkan Kebahagian Bagi setiap Orang. namun pada kenyataannya Uang dan kekayaan malah membawa malapetaka : Adanya Perceraian, Adanya Penderitaan Akibat penindasan, Adanya Rasa sakit hati, Bahkan Justeru akibat Uang dan Kekayaan Lahirlah Pembunuhan, Jika hal tersebut sedang Engkau alami sekarang ini timbul pertanyaan dari saya Mengapa demikian ??? Sedangkan Engkau adalah Orang yang mempunyai banyak harta dan kekayaan, maka dapat Saya dapat temukan Jawabannya didalam Alkitab sebagai solusi bagi pergumulan hidupmu bahwa selama ini uang dan kekayaan selalu menjadi tujuan utama hidupmu dan ini adalah gaya hidup yang merubah watak seseorang dengan demikian Uang dan Kekayaan menjadi berhala didalam Hidupnya Mazmur 52:9 Berbunyi : Lihatlah Orang Itu tidak menjadiakan Allah tempet pengungsiannya yang percaya akan kekayaannya yang melimpah dan berlindung pada tindakan penghancurannya. Untuk itu bagaimana seseorang dapat mengalami kehidupan sesuai dengan Ayat Firman Allah dalam Pengkhotbah 5:18 sebagai Ayat Pokok kita bahwa uang serta kekayaan dan Hidup Damai dapat dialami olaeh saudara sekalian ;
  1. Mari kita menyadari bahwa kebahagiaan dan hidup damai sejahtera adalah masalah Jiwa dan Roh Yang perlu diisi oleh Firman Tuhan
  2. Jangan Sekali-kali kita bangga dan merasa kuat terhadap uang dan kekayaan yang kita telah dapat ini sebab semuanya itu adalah kesia-siaan Pengkhotbah 5:9
  3. Berikan lah waktu, Uang, dan Harta kekayaan bagi kemuliaan Nama Tuhan sebab dari Tuhanlah Segala sesuatu ada Kolose 1:16 Maka semua berkat akan kebahagiaan dan damai sejahtera dalam hidup saudara
Saudara sekalian Yang dikasihi Oleh Tuhan Yesus Kristus lengkapilah kehidupan saudara sekarang ini dengan melayani akan Tuhan dengan Hartamu.
Sudahkah Anda mengenal Program LUMBUNG YUSUF, dan Program KPI, serta Program PAUD Fajar Pengharapan GPdI El-Gibbor Manokwari ??? ini merupakan Program Pelayanan Kasih bagi Tuhan dan Sesama Manusia.



Tuhan Memberkati Kita Semua

Bertindak Dengan Iman Akan Melihat Mujizat Allah

Oleh : Bpk. Pdt. Musa.D.Yowey, STh





Saudara Sekalian Yang dikasihi Tuhan berbicara tentang Mujizat Tuhan itu merupakan sebuah kerinduan dari setiap Anak Tuhan namun kerinduan tanpa ada tindakan sangat sulit untuk kita melihat Mujizat Tuhan, Maka pada kesempatan yang berbahagia ini Saya Rindu Mengajak Saudara-saudara sekalian Untuk membaca Kitab Yakobus 2:20 yang berbunyi : Hai Manusia Yang Bebal maukah engkau mengakui sekarang Bahwa Iman tanpa perbuatan adalah Iman yang kosong. Untuk Itu Saya mengajak saudara untuk melihat dan menikmati Mujizat Allah tersebut dengan cara ;
  1. Berani Bertindak - Markus 5:25-29, Yakobus 2:20...Wanita itu berkata asal ku jamah saja Jumbai Jubah Yesus aku yakin pasti aku sembuh, Orang yang berani bertindak dengan Iman pasti melihat Mujizat Allah.
  2. Jangan Ragu Sedikitpun Terhadap Firman Tuhan - Matius 8:5-13...datanglah seorang perwira di Kapernaum Kepada Yesus untuk membutuhkan Pertolongan kepada hambanya yang sedang sakit dirumah...perwira itu berkata kepada Yesus ; aku tidak layak menerima Engkau dirumahku...asal Yesus katakan sepatah kata saja aku yakin hambaku dirumah akan sembuh...Yesus berkata kepada perwira itu iman seperti perwira ini tidak pernahKu temukan diantara Orang Israel...Kata Yesus pula pulanglah hambamu sudah sembuh. Saudara yang dikasihi Tuhan betapa percaya dan tidak ragu sedikitpun terhadap Firman Tuhan Perwira itu melihat Mujizat Tuhan itu Jadi terhadap hambanya.
  3. Kerendahan - Matius 15:21-28 Tentang Perempuan Kanaan yang percaya. Kerendahan yang ditunjukan oleh perempuan kanaan dan akhirnya ia melihat Mujizat Allah adalah Yesus Berkata...Tidak pantas aku memberikan roti kepada anjing...dan Perempuan Kanaan itu berkata...anjing pun juga mendapat remah-remah yang jatuh dari meja tuannya, Perempuan kanaan itu menyamakan dirinya seperti seekor anjing, Yesus pun juga memberikan sebuah ilustrasi yang menyamakan kedudukan perempuan kanaan itu sama seperti seekor anjing namun perempuyan kanaan tersebut menerima semua pernyataan tersebut dengan kerendahan hati. Dengan demikian Perempuan Kanaan itu melihat Mujizat Allah anaknya dirumah sembuh. Saudara sekalian jika engkau ingin mengalami Mujizat Allah jadilah pribadi yang selalu merendahkan diri.
  4. Beri Kesempatan Buat Yesus - Dalam Injil Markus 4:35-41 murid-murid dilanda badai Angin ribut dan Yesus Dalam Keadaan tertidur badai tersebut menerjang perahu mereka sampai perahu itu akan tenggelam namun ditengah-tengah badai tersebut murid-murid memberi kesempatan Buat Yesus dengan cara membangunkan Dia... Guru Tolonglah kami...Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Jikan Saudara ingin melihat dan merasakan Mujizat Allah Beri kesempatan Buat Yesus bangunkanlah Yesus didalam Doamu dan Ijinkanlah Dia yang bekerja dan bertindak didalam segala keadaan Hidupmu maka engkau akan melihat Mujizat Allah terjadi.
Saudara-saudara sekalian yang dikasihi oleh Tuhan Yesus marilah bertindak dengan Iman dalam situasi dan keadaan yang sekarang sedang engkau Alami apakah itu Penderitaan ( sakit ) atau Berbagai pergumulan-pergumulan hidup Cepatlah bertindak dengan Iman, Maka akan cepat pula engkau akan melihat dan merasakan Mujizat Allah. Amin



Tuhan Yesus Memberkati.


Bagi yang Membutuhkan Doa & Konseling Masalah Kerohanian Silahkan

SMS Ke : 081344801007

Dengan Senang Hati Kami Akan Melayani Saudara.

Jadilah Dewasa di Tahun 2011

Oleh Bpk. Pdt. Musa.D.Yowei, STh





Saudara-saudara yang terkasih dalama nama Tuhan Yesus Pengalama di tahun 2010 adalah pelajaran yang sangat berharga bagi diri kita, Ada sejumlah kegagalan adapula sejumlah keberhasilan dan ada juga berbagai pergumulan yang terus menjadi beban didalam Kehidupan ini. Pelajaran Berharga dari tahun 2010 itu menuntut kita untuk menjadi Dewasa ditahun 2011, Kedewasaan yang dimaksudkan adalah Dewasa dalam Jiwa dan Roh. Orang yang Dewasa dalam Jiwa dan Roh adalah Orang yang mampu menghadapi berbagai tantangan di tahun 2011.
Kedewasaan yang dimaksudkan Adalah :
  1. Kehidupan Harus Memiliki Tujuan : Tujuan Hidup yang dimaksudkan Oleh Tuhan Adalah Segala Sesuatu dari Dia dan Untuk Dia - Kolose 1:16
  2. Hidup Harus Melayani : Salah satu ciri seseorang dikatakan dewasa Adalah Ia Mau Melayani dalam Injil Matius 20:28....Sama Seperti Anak Manusia Datang Bukan Untuk dilayani tetapi untuk Melayani dan Menyerahkan nyawaNya Bagi umat Manusia.
  3. Jadilah Penasehat Terhadap Diri Sendiri : Allah Menyediakan 2 alat kontrol yang ampuh bagi Manusia agar Manusia itu dapat menasehati dirinya sendiri, Alat Kontrol tersebut Adalah Suara Hati dan Roh Kudus Titus 1:15, Roma 9:1 . Suara Hati dan Roh Kudus Selalu mengingatkan kita atas segala perbuatan jahat yang akan kita perbuat, Ia Berkata Tidak dan Jangan Sekali-kali Kita melawanNya.
  4. Berpikir Seperti Allah Berpikir : Pikiran Allah Adalah pikiran yang Dewasa Yaitu ; Berpikir Positif. Berpikir Positif terhadap Allah, Berpikir Positif terhadap sesama dan Berpikir Positif terhadap diri sendiri. Dalam Yeremia 29:11 Allah tidak pernah merancang kecelakaan bagi umat manusia, Tetapi Ia merencanakan hari depan yang penuh kebahagiaan.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan untuk menghadapi tahun 2011 marilah kita DEWASA, karena hanya melalui Kedewasaan kita mampu melalui tahun 2011 dengan selamat dan sentosa didalam Kasih Tuhan Yesus Kristus. Amin

Tuhan Yesus Memberkati

Dengarkan Istrimu


GPdi EL-GIBBOR

Ayat bacaan: 1 Petrus 3:7
====================
"Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang."

Bagi para suami yang sudah beristri, pernahkah anda merasa bahwa istri anda seakan-akan tidak peka terhadap kelelahan anda? Saya rasa semua suami pernah mengalaminya, sedikitnya berpikir seperti itu. Ada kalanya kita, para suami masih berhadapan dengan berbagai keluhan, permintaan atau persoalan-persoalan yang masih harus dibereskan. Kita ingin beristirahat setelah lelah bekerja seharian, tapi masih saja ada "tugas-tugas" tambahan dari pasangan kita. Mungkin kita merasa kesal karenanya, tidak jarang pula hal ini menjadi sumber perselisihan. Saya mengalami hal ini berkali-kali. Yang terbaru adalah ketika kami harus mengurus surat pindah untuk membuat KTP baru di alamat yang baru. Saya sudah bekerja dari pagi hingga larut malam, dan untuk mengurus surat pindah itu kami harus menempuh jarak yang jauh. Saya menganggap itu akan membuang waktu, namun meski kesal saya mengikuti anjurannya. Dan setelah urusannya selesai, saya sadar bahwa nasihat istri saya untuk mengurus KTP secepatnya itulah yang benar. Saya harus mengakui bahwa dia benar, dan saya yang salah. Biar bagaimanapun sebuah kartu keluarga dan KTP itu penting untuk diurus, meskipun melelahkan. Dan itu memang tugas saya sebagai suami. Lelah atau tidak, itu tanggung jawab saya. 

Dalam banyak hal lain pun demikian. Saya sampai pada kesimpulan bahwa saya seharusnya bersyukur punya istri yang tanggap dan cakap, dan terus mengingatkan saya. Karena seperti urusan KTP tadi, seandainya semua itu hanya dipasrahkan kepada saya, maka saya tidak akan pernah bergerak untuk melakukannya. Sebagai manusia, memang kita punya banyak kelemahan dan sangat terbatas, sehingga sulit rasanya untuk menjadi sempurna tanpa kehadiran seorang pendamping. Ada kalanya kita harus diingatkan, ada kalanya kita harus dinasihati, ada kalanya kita harus ditegur, dan itu wajar. Dan sebuah rumah tangga akan berjalan dengan baik jika keduanya, suami dan istri, membuka diri sepenuhnya untuk saling mengingatkan.

Tuhan tahu hal itu sejak semula di awal proses penciptaan manusia. Lihatlah apa yang dikatakan Allah ketika melihat Adam. "TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." (Kejadian 2:18). Seorang penolong, yang sepadan. Itulah ide awal dari penciptaan wanita, yang secara istimewa dibuat dengan mengambil tulang rusuk pria. (ay 21). Seorang wanita diciptakan secara spesial bukan untuk direndahkan, bukan untuk diremehkan. Tidak lebih rendah dari pria, tidak pula hanya sebagai pelengkap penderita atau sebagai objek saja. Para suami Kristen seharusnya bisa memahami hakekat kehadiran wanita, dalam hal ini istri, dalam membina rumah tangganya.

Petrus berbicara lantang untuk mengingatkan kita para suami. "Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang." (1 Petrus 3:7). Kaum yang lebih lemah, itu seringkali dipakai para suami atau pria sebagai alasan untuk menindas istrinya. Menyepelekan, merendahkan, menganggap mereka hanya sebagai objek pelengkap yang tidak punya hak bersuara, karena toh mereka merupakan kaum yang lebih lemah. Itu bukanlah gambaran yang benar menurut firman Tuhan. Suami ada pada posisi mengasihi dan melindungi. Meski dikatakan kaum yang lebih lemah, bukan berarti wanita berada dalam posisi yang lebih rendah. Firman Tuhan pun jelas menggambarkannya sebagai sepadan. Para suami dituntut untuk hidup secara bijaksana bersama istri. Bagaimana mungkin kita mengaku bijaksana jika kita tidak mau mendengarkan suara istri kita? Bijaksana artinya kita harus memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pendapat, keluh kesah, unek-unek atau masukan, dan mau mempertimbangkannya, bahkan menuruti apabila apa yang mereka katakan itu membawa kebaikan untuk keluarga. Bijaksana artinya menyampingkan ego pribadi dan lebih mementingkan apa yang terbaik bagi kita dan keluarga. Jelas pula dikatakan selanjutnya bahwa kita harus menghormati istri kita sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan. Itu menyatakan dengan jelas betapa tinggi posisi wanita yang sebenarnya menurut kacamata Tuhan. Begitu tinggi, bahkan dikatakan doa pun bisa terhalang apabila kita mengenyampingkan hal ini dalam kehidupan berumah tangga.

Dalam Amsal dikatakan: "Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata." (Amsal 31:10). Seorang istri cakap itu lebih berharga dari permata, tetapi berapa banyak suami yang sadar bahwa mereka memiliki seseorang yang jauh lebih berharga dari permata di sisi mereka? Berapa banyak yang menganggap istri hanyalah sebagai objek pelengkap yang tidak berhak bersuara apa-apa? Bukankah sudah seharusnya sebuah penghargaan khusus layak kita berikan kepada para istri, yang sudah menjadi sosok penolong luar biasa dalam rumah tangga? Pesan Tuhan kepada para suami Kristen jelas. Kita harus bertindak bijaksana, mau mendengarkan mereka, mengasihi, menghargai dan melindungi, termasuk pula menghormati mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia. Hari ini, berikan ucapan terima kasih kepada mereka dan mungkin juga ungkapan maaf apabila kita masih kurang pantas memperlakukan mereka. Betapa hampanya hidup tanpa mereka, oleh karena itu bersyukurlah jika hari ini anda masih dikaruniai seorang istri yang luar biasa.

Istri bukan untuk ditindas tetapi dikasihi dan dihargai

Sumber : renungan-harian-online.blogspot.com


 

Thema GPdI El-Gibbor Tahun 2011

TEMA JEMAAT GPdI El-Gibbor : SEPERTI ANAK MANUSIA DATANG BUKAN UNTUK DILAYANI TETAPI UNTUK MELAYANI...Matius 20:28